jump to navigation

Apakah sebuah control valve bisa dipakai untuk kondisi yg berbeda ? October 19, 2009

Posted by nzafee in DUNIA MIGAS.
trackback

Rangkuman Diskusi

Oleh Administrator
Tanya – Akhmad, Khaqim

Rekan-rekan,

Saya punya control valve (ex. pressure control valve) untuk steam dengan nilai Cv=37. Lalu karena control valve ini nggak dipakai akan saya gunakan sbg level control untuk TCW tank.

Pertanyaan saya :

1. Apakah nilai Cv (selected Cv) dari control valve (Cv=37) bisa saya jadikan acuan untuk menjaid tolok ukur apakah valve ini bisa dipakai untuk keperluan level control untuk air ? Calculated Cv untuk air adalah 16.

2. Secara umum, bagaimana cara menentukan bahwa sebuah control valve yang tadinya digunakan untuk fluida tertentu, dengan kondisi operasi tertentu (pressure, temperature) apakah bisa digunakan untuk keperluan lain dengan fluida yg berbeda dan mungkin fasa yg berbeda serta kondisi operasi yg berbeda ? Parameter apa yg harus diperhatikan ?

Kalau ada rekan-rekan yg expert di bidang instrument, sangat senang kalau ada yg mau share ilmunya.

Tanggapan 1 – Nugroho Wibisono

Dear members,

Berikut saran dari salah seorang member milis yg cukup kenyang menikmati asam garamnya instrumentasi…sayang sekali email beliau lagi “ngambek”,sehingga nitip lewat saya..😉 semoga bermanfaat..

From : Arief Rahman Thanura

Weby,

Sebetulnya yang tahu persis control valve existing bisa dipakai apa tidak adalah vendor control valve tersebut.

Saya coba lihat secara general saja :

1. Secara umum control valve biasanya bisa digunakan untuk aplikasi baik gas maupun liquid (misalnya punya fisher, valtek, masoneilan dsb-dsb). Kalau existing-nya digunakan untuk steam (temperatur operasi yang tinggi) mestinya dipakai untuk service water malahtidak masalah kecuali ada properties khusus dari waternya yang perlu konsideran lebih lanjut(misalnya waternya sangat corrosive dsb-dsb). Saya sarankan konsult vendor, apalagi kalau customized control valve.

2. Tergantung seberapa kritikal kebutuhan controllability dari loop yang baru, karena ada performance baik statik maupun dynamic dari control valve yang perlu dipertimbangkan. Kalau misalnya diperlukan control variability yang ketat maka perlu dicheck misalnya stroking speed, dead band, hysteresis dsb. Contoh lain adalah kebutuhan Characteristic Control Valve (Linear, Eq% atau Quick Opening). Kalau di existing-nya quick Opening lalu kebutuhan saat ini adalah Linear characteristic, ya tidak bisa dipakai control valve-nya.

3. Cv value mesti juga dipertimbangkan supaya opening-nya pada saat kondisi minimum, normal dan maksimum tidak terlalu kecil ataupun mentok. Kalau bisa antara 20% ~ 80%. Cv=16, misalnya, itu bukaan berapa persen ?

4. Perlu juga dicheck apakah actuator-nya capable untuk handle pressure drop dan shut off presure-nya yang baru. Saya pernah memakai control valve existing dan pas dipasang ternyata actuator-nya tidak mampu menahan shutoff pressure-nya sehingga control valve-nya bocor alias ngewes karena control valve-nya tidak bisa tight close.

5. Yakinkan bahwa existing valve-nya masih bagus dan didalamnya belum dirubah-rubah!! Biasanya barang existing masih terpasang manis dan di-asumsi semuanya bagus dan masih seperti aslinya, sampai tiba waktunya mau dipasang ternyata sudah rusak dan perlu buru-buru beli. Akibatnya bisa men-delay proyek lho (Pengalaman pribadi. He .. he …. Juga, kalau ternyata port control valve-nya pernah dikecilkan sama maintenance kan jadi barabe. Belum tentu semua perubahan di plant ter-record dengan baik.

Intinya, walaupun mengunakan existing bisa jadi solusi yang lebih murah tapi itu tidak otomatis terjadi pada semua case. Bisa saja malah lebih mahal. Ambil contoh misalnya diatas kertas (berdasarkan hitung-hitungan) bisa dipakai tapi ternyata dilapangan ceritanya lain dan harus beli control valve baru lagi. Bisa dihitung berapa kerugian karena harus bayar ongkos copot yang existing, beli blind flange untuk nutup bekas connection control valve existing, apalagi kalau beli control valve yang barunya harus air freight untuk ngejar schedule.

Segitu dulu Web.

http://www.migasindonesia.com

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: