jump to navigation

HP & LP Flare KO drum dijadikan satu October 19, 2009

Posted by nzafee in DUNIA MIGAS.
trackback

Rangkuman Diskusi dari Migas Indonesi

Tanya – Is Mulia

Dear milis2er yang terkemuka,

Perkenalkan saya Iskandar. Saya baru aktif di migas baru2 ini saja. Bahkan ini adalah email pertama saya. Sekedar informasi saya bekerja di salah satu engineering company di Jakarta. Baru setahun. Baru rookie, hehehe. Salam kenal semua…

Back to migas issue… saya hanya ingin tau jika ada yang pernah membuat HP and LP Flare KO drum dijadikan satu. Ini request klien saya yang menurut saya agak aneh. Selain operation pressurenya yang sudah sangat beda, apakah ini sesuatu yang common? Terima kasih…

Tanggapan 1 – Crootth Crootth

Mas Is (or Mbak Is?),

Pertanyaan ini tidak bisa dijawab di sini, karena mas Is tidak menyebutkan berapa tekanan masing masing?

Operating pressure yang “sudah sangat beda”… sudah sangat beda di sini itu berapa? seberapa berbeda?

Jika beda tekanan antara LP dan HP itu masih bisa diakomodasi oleh tekanan design LP flare KO drum, saya kira dari sisi safety and risk itu tidak masalah. meski tentu harus dihitung erosional velocity, noise, dan pressure drop nya di sepanjang flare header ini…

Satu hal penting yang perlu juga diketahui dalam perancangan KO Drum adalah kemungkinan terjadinya ledakan di dalam KO Drum ini. Dulu saya pernah menghitung reduced pressure akibat ledakan dari dalam ini sebagai basis buat perancangan design pressure KO drum pada salah satu oil and gas company. Setelah dipresentasikan ke perwakilan HQ perusahaan tersebut, belakangan perusahaan tersebut mencantumkan tekanan design KO drum tidak boleh kurang dari 15 barg (nilai yang sama dengan hitungan saya – terlepas dari ada kaitannya dengan hitungan saya atau tidak). Semoga membantu.

Tanggapan 2 – Punjung Sasmito

Mas Iskandar,

Lama tak berjumpa.

Sedikit berbagi saja mengenai LP&HP flare KOD yg digabung. Di tmpt saya,LP sumberny dr flash gas dr berbagai low press vessel&tank(break drum,heater treater,degassboot,etc) yg rata2 cm +-5psig,jk digabung,mgkn bs mengganggu sistem low press ini apabila the biggest PSV ngepop,dan kekhawatiran yg lainnya adalah pressure flash gas lebih kecil dr purging gas di flare stack(biasanya 10psig). Jika ada risk assesment yg bisa menggabungkan kedua flare stack ini maka sangat bagus sekali,sampean bs menghemat 0.1MMscfd(+-10 jt/day)utk pilot&purge gas dr LP flare. Tapi alangkah bagusny jg utk continuous LP Flare ini anda pasang kompresor kecil utk memanfaatkan flash gas utk kebutuhan fuel equipment yg lain.

Mohon masukan dan koreksinya apabila ada yg salah. Terima kasih.

Tanggapan 3 – agus suryono

Pak Iskandar,

Saya mau sekedar sharing kondisi di tempat saya bekerja. Di kilang minyak tempat saya bekerja terdapat unit2 yang beroperasi pada level tekanan yang berbeda : paling tinggi 170 kg/cm2g (unit Hydrocracker) dan ada juga yang tekanan drum separatornya hanya 2 kg/cm2g.

Flare line yang ada hanya satu level pressure meskipun line dari masing2 unit bervariasi (dari mulai 10″ sampai 36″) dan akhirnya sebelum masuk Flare KO drum hanya satu line yaitu 36″.

Setelah saya lihat, ternyata kuncinya ada di DP control valve di masing2 separator / line gas ke flare. Jadi utk pressure separator tinggi (spt Hydrocracker), maka DP control valve dari line gas to flare tinggi begitu sebaliknya. Sehingga ketika masuk ke line, perbedaan pressure tidak jauh. Saya pikir begitu juga utk ukuran PSV-nya.

Tanggapan 4 – Ginting Simeon

Ikut nimbrung nih…

Sesuai namanya, HP dan LP beroperasi pada tekanan yang berbeda. Tekanan operasi di KOD biasanya lebih tinggi daripada tekanan operasi di flare tip. Katakanlah : KOD untuk HP dioperasikan pada 5 barg dan LP stream beroperasi pada 1 barg, tentunya LP Stream tidak dapat masuk ke KOD, dan bahkan HP stream akan terdorong masuk ke header LP jika dihubungkan dengan KOD yg sama.

Tanggapan 5 – harry alfiyan

Mohon izin urun rembug,

Jika pada perusahaan klien membolehkan penggabungan HP dan LP dalam satu KOD (dalam hal standard code), sebenarnya ada beberapa alternativ yang bisa dilakukan. Intinya sebelum memasuki KOD harus ada perlakuan khusus agar kedua pressure balanced atau memanfaatkan pressure HP untuk men-driving flow LP mengalir bersamaan menuju satu KOD, tentunya dengan beberapa conditions dan karakteristik dari kedua line waste gas. Semoga bisa terinspirasi.

Tanggapan 6 – roeddy setiawan

Dear pak Iskandar,

Sayang informasi yang anda berikan agak ngambang…… kalau bapak bisa memberikan operating condition lebih descriftif ,, what is the pressure in the HP what in the LP, what rate , what liquid ratio are they will goes to the different flare originally, what size you flare….

Saya kira akan banyak rekan rekan respond ke posting yang bapak buat.

Tanggapan 7 – gideon$compressor-flare@kotaminyak

Pak Is,

Penggabungan KO drum HP dan KO drum LP bisa dilakukan dengan kondisi tertentu. Seperti yang sudah rekan2 sampaikan sebelumnya, masih perlu data teknis untuk bisa mempertimbangkan masih bisa apa tidak penggabungan HP & LP KO drum. Namun hal ini akan mempersulit pada saat perawatan atau perbaikan pada salah satu line systemnya, terpaksa process system untuk HP dan LP biasanya harus shutdown semuanya. Biasanya penggabungan ini terpaksa dilakukan berkaitan dengan ruangan/space yang sangat terbatas (misalkan di platform). Untuk safety nya, selama design masih memenuhi standar code/persyaratan design yang berlaku, maka akan dianggap aman.

http://www.migas-indonesia.com/index.php?module=article&sub=article&act=view&id=5326

Comments»

1. andi - February 4, 2010

tolong jelasin dong teorii tentang low pressure flash drum?
maksih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: